LAPORAN PELAKSANAAN VALIDASI DATA INDIKATOR MUTU
TRIWULAN I TAHUN 2026
I. Latar Belakang
RSU Premagana memiliki visi “Menjadikan RSU Premagana Sebagai Rumah Sakit Yang Professional dan Mandiri Pada Tahun 2030 Berdasarkan Tri Hita Karana”. Mewujudkan visi RSU Premagana tersFebut, maka ditetapkan 5 (lima) misi sebagai berikut : 1. Memberikan pelayanan yang berkualitas dengan menyediakan sumber daya manusia yang professional serta mempunyai harkat dan martabat. 2. Meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara bertahap dan berkesinambungan. 3. Menciptakan hubungan harmoni antar pemilik, pengelola, karyawan, pelanggan dan masyarakat. 4.Memberikan pelayanan dengan menampilkan rumah sakit yang bersih, rapi, indah, aman dan nyaman. 5. Memberikan pelayanan dengan harga yang terjangkau sesuai dengan kemampuan masyarakat. Untuk mewujudkan misi di atas RSU Premagana akan melakukan peningkatan dalam mutu pelayanan kesehatan.
Seiring dengan tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan persaingan dengan rumah sakit lain, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, RSU Premagana senantiasa meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan. Peningkatan mutu layanan dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan pelanggan dalam melaksanakan bisnisnya.
Program penjaminan mutu merupakan aktivitas mendefinisikan, mendesain, memeriksa, memanatau, mensurvei dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Aktivitas-aktivitas ini disusun secara komprehensif dan terintegrasi yang meliputi strutur, proses dan outcome. Indicator mutu telah ditetapkan tersebut dipantau dengan instrument berdaarka kebutuhan data yang diperlukan. Proses internal di dalam RSU Premagana yaitu dengan melakukan validasi sebaga second abstractor pengumpul data. Validasi data merupkan alat penting memahami mutu dari data mutu untuk mencapai tingkat dimana data tersebut cukup meyakinkan bagi para pembuat keputusan. Penyahian / validasi data menjadi salah satu langkah dalam proses penentuan priroitas untuk pengukuran, pemilihan indicator yang harus diukur, pemilihan dan pengujian pengukuran, pengumpulan data, validasi data dan penggunaan data untuk perbaikan. Validasi dilakukan baik terhadap indikator mutu prioritas rumah sakit maupun indikator mutu unit yang dipilih salah satunya berdasarkan high cost, high volume maupun problem prone.
II. Tujuan
- Tersedianya data dan informasi mutu yang valid sebagai dasar manajemen rumah sakit untuk mengambil keputusan dalam perencanaan, pelaksaan, pemantauan dan evaluasi program.
- Tanggung jawab mutu pelayanan kesehatan untuk masyarakat/public (publikasi)
- Mendorong peningkatan dalam proses pengumpulan data
III. Hasil validasi data dan pembahasan
- Kepuasan pasien bedah (IMP RS)
| Judul | Kepuasan Pasien Bedah |
| Numerator | – |
| Denumerator | – |
| Sumber Data | Hasil survei kepuasan pasien bedah |
| Capaian Indikator | ≥ 76,61 |
| Justifikasi validasi | Indikator baru |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode random sampling dengan pengambilan sample dengan slovin
2. Pengumpulan data melalui survey kepuasan pasien |
| Hasil validasi |
· Tingkat validitas 75/77 x 100% = 97,44% · Data dinyatakan valid |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 97,44% (> 90%) |
- Kepatuhan pemasangan gelang pasien (IMP RS)
| Judul | Kepatuhan pemasangan gelang pasien
|
| Numerator | Jumlah pasien yang dipasang gelang pasien dengan benar yaitu gelang identitas dan atau gelang penanda risiko jatuh dan atau gelang penanda alergi |
| Denumerator | Jumlah seluruh pasien baru di rawat inap dan intensif |
| Sumber Data | Hasil observasi |
| Capaian Indikator | 100% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode simple random dengan jumlah pasien yaitu 144 pasien
2. Pengumpulan data melalui hasil observasi kepatuhan pemasangan gelang pasien. |
| Hasil validasi | 1. Jumlah kepatuhan pemasangan gelang pasien oleh first abstractor yaitu 100%
2. Hasil validasi 100/ 100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil Analisa | Valid dengan tigkat validitas 100% (> 90%) |
- Kepatuhan kebersihan tangan di kamar bedah (IMP RS)
| Judul | Kepatuhan kebersihan tangan di kamar bedah |
| Numerator | Jumlah tindakan kebersihan tangan yang dilakukan secara tepat di kamar bedah
|
| Denumerator | Jumlah total peluang kebersihan tangan yang seharusnya dilakukan dalam periode observasi |
| Sumber Data | Hasil observasi |
| Capaian Indikator | 100% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru |
| Metode validasi | 1. Minimal peluang 200 sampel
2. Jumlah sampel yaitu 278 sampel |
| Hasil validasi | 1. Jumlah kepatuhan kebersihan tangan first abstractor = 90,6%
2. Hasil validasi 89,6 /90,6 x 100% = 98,8% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tigkat validitas 100% (> 90%) |
- Ketepatan pemberian obat (IMP RS)
| Judul | Ketepatan pemberian obat
|
| Numerator | Jumlah pasien yang menerima obat dengan tepat sesuai 6 benar |
| Denumerator | Jumlah pasien yang menerima obat dalam bulan tersebut |
| Sumber Data | Formulir pengumpulan data ketepatan pemberian obat |
| Capaian Indikator | 100% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode simple random dengan jumlah sampel 144 sampel.
2. Pengumpulan data melalui telaah pada rekam medis pasien dan observasi pada bulan Januari – Maret 2026 |
| Hasil validasi | 1. Jumlah kepatuhan handover petugas oleh first abstractor = 100%
2. Hasil validasi 100/100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 100% (> 90%) |
- Ketepatan kedatangan dokter spesialis dengan jam praktik (IMP Unit)
| Judul | Ketepatan kedatangan dokter spesialis dengan jam praktik
|
| Numerator | Jumlah dokter yang datang tidak lebih dari 15 menit dari jadwal yang sudah ditentukan |
| Denumerator | Jumlah seluruh dokter yang praktik dalam hari yang sama |
| Sumber Data | Laporan / pengumpulan data harian |
| Capaian Indikator | 100% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode simple random dengan jumlah sampel 48 sampel.
2. Pengumpulan data melalui telaah pada formulir pengumpulan data bulan Januari – Maret 2026 |
| Hasil validasi | 1. Jumlah angka kelengkapan pengisian surgical checklist di kamar operasi oleh first abstractor = 100%
2. Hasil validasi 91/100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 100% (> 90%) |
- Kegagalan pengambilan darah (IMP Unit)
| Judul | Kegagalan pengambilan darah
|
| Numerator | Jumlah tindakan pengambilan darah yang gagal (memerlukan tusukan ulang atau specimen tidak dapat digunakan) |
| Denumerator | Total seluruh tindakan pengambilan darah yang dilakukan dalam periode pengukuran |
| Sumber Data | Formulir kegagalan pengambilan darah |
| Capaian Indikator | ≤ 5% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru tahun 2026 |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 22 sampel
2. Pengumpulan data melalui observasi dan telaah pada formulir pengumpulan data |
| Hasil validasi | 1. Jumlah angka kegagalan pengambilan darah = 100%
2. Hasil validasi 100/100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 100% (> 90%) |
- Ketepatan jadwal pengiriman berkas kaliam ke kantor BPJS Kesehatan (IMP Unit)
| Judul | Ketepatan jadwal pengiriman berkas kaliam ke kantor BPJS Kesehatan
|
| Numerator | Jumlah berkas klaim BPJS Kesehatan yang terkirim tepat waktu dalam satu bulan |
| Denumerator | Jumlah seluruh berkas klaim BPJS Kesehatan yang dikirim dalam satu bulan |
| Sumber Data | Laporan data casemix |
| Capaian Indikator | 100% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru tahun 2026 |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode total sampling
2. Pengumpulan data yaitu menggunakan data casemix |
| Hasil validasi | 1. Jumlah angka kelengkapan pengisian laporan operasi di kamar operasi oleh first abstractor = 100%
2. Hasil validasi 100/100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 100% (> 90%) |
- Kelengkapan pengisian lembar kuisioner rawat inap ( IMP Unit)
| Judul | Ketepatan jadwal pengiriman berkas kaliam ke kantor BPJS Kesehatan
|
| Numerator | Jumlah lembar kuisioner yang terisi dengan lengkap |
| Denumerator | Jumlah seluruh kuisioner yang dibagikan kepada pasien rawat inap |
| Sumber Data | Laporan Humas |
| Capaian Indikator | ≥ 90% |
| Justifikasi validasi | Indikator baru tahun 2026 |
| Metode validasi | 1. Menggunakan metode random sampling dengan jumlah sampel memakai rumus slovin yaitu 144 sampel
2. Pengumpulan data yaitu menggunakan spreadsheet kuisioner kepuasan pasien rawat inap |
| Hasil validasi | 1. Jumlah angka kelengkapan pengisian laporan operasi di kamar operasi oleh first abstractor = 100%
2. Hasil validasi 100/100 x 100% = 100% 3. Tingkat validitas = 100% |
| Hasil analisa | Valid dengan tingkat validitas 100% (> 90%) |
IV. Kesimpulan
- Indikator mutu tahun 2026 telah dilakukan validasi dengan rata-rata tingkat validasi 98,72%.
- Indikator baru yang diajukan oleh unit-unit terkait sudah dapat diimplementasikan oleh karena dinyatakan valid.
V. Rekomendasi
- Indikator baru tahun 2026 telah dapat diimplementasikan
- Koordinasi dilakukan pada PIC data masing-masing unit untuk pengumpulan data.
- Validasi kembali akan dilakukan bila terjadi perubahan PIC pengumpul data, sumber data, numerator dan denumerator.
VI. Penutup
Demikian laporan kegiatan validasi data internal indicator mutu di RSU Premagana, dengan harapan menjadi bahan pertimbangan dan masukan untuk meingkatkan pelayanan mutu di RSU Premagana
